Minggu, Maret 29, 2026
Reportikanews
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Nasional
  • Regional
  • Bisnis
  • Politik
  • Saba Desa
  • Pendidikan
  • Islami
  • Olahraga
  • Home
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Nasional
  • Regional
  • Bisnis
  • Politik
  • Saba Desa
  • Pendidikan
  • Islami
  • Olahraga
No Result
View All Result
Reportikanews
No Result
View All Result
Home Headline

Satgas MBG Warning Seluruh SPPG di Kota Sukabumi Wajib Kantongi SLHS dan IPAL, Tak Patuh Kami Laporkan

by admin
17 Maret 2026
in Headline, Pemerintahan, Pendidikan, Peristiwa, Regional
0
Satgas MBG Warning Seluruh SPPG di Kota Sukabumi Wajib Kantongi SLHS dan IPAL, Tak Patuh Kami Laporkan
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

SUKABUMI – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kota Sukabumi Jawa Barat, menegasakan seluruh mitra dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diwajibkan memenuhi standar kesehatan dan pengelolaan lingkungan sesuai aturan.

Hal tersebut ditegaskan Ketua Satgas MBG Kota Sukabumi, Andri Setiawan, SPPG salah satunya harus memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) serta Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

“Dari total 46 dapur SPPG yang beroperasi di Kota Sukabumi, sebanyak 38 dapur sudah mengantongi SLHS. Sementara sisanya masih dalam proses penerbitan,” kata Andri Setiawan, kepada media beberapa waktu lalu, Senin (16/3/2026).

Penerbitan SLHS, Andri mejelaskan tidak hanya berkaitan dengan kelengkapan administrasi, tetapi juga harus disertai tahapan pelatihan bagi penyedia makanan yang melibatkan pihak Dinas Kesehatan.

“Karena dalam penerbitan SLHS harus disertai pelatihan bagi penyedia makanan dengan melibatkan Dinas Kesehatan. Selain SLHS dari sekitar 38 dapur SPPG juga tengah mengurus SPPL serta pemasangan IPAL,” bebernya.

Dalam langkah penertiban ini, Andri membeberkan sebagian pihak pengelola SPPG meminta kebijakan waktu hingga setelah Lebaran Idul Fitri untuk bisa menyelesaikan proses tersebut.

“Perlu diketahui keberadaan IPAL sangat penting untuk memastikan pengelolaan limbah dapur berjalan sesuai aturan. Tanpa fasilitas IPAL tersebut, dipastikan pengelola berpotensi menghadapi masalah saat dilakukan sidak. Satgas hanya mengingatkan, untuk tindaklanjut merupakan kewenangan pengawas dari BGN,” bebernya.

Andri menjelaskan, sesuai tupoksi pihak Satgas bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah melakukan sosialisasi kepada seluruh kepala SPPG serta pelaku usaha mengenai kewajiban memiliki IPAL sesuai keputusan Menteri Lingkungan Hidup RI.

“Untuk itu, kami minta seluruh pengelola SPPG segera melengkapi dokumen SPPL sekaligus memasang instalasi pengolahan limbah agar operasional dapur memenuhi standar lingkungan. Jika tidak dindahkan kami hanya bisa merekomendasikan kepada pihak pengawas terkait untuk ditindaklanjuti,” katanya.

Meski sejumlah dapur SPPG di Kota Sukabumi saat ini sudah menerapkan sistem IPAL sesuai standar operasional Badan Gizi Nasional (BGN). Satgas mencontohkan SPPG di Jalan Merbabu yang memiliki sistem penyaringan sampai delapan tahap, air limbah yang dihasilkan tampak lebih bersih.

Ke depan, Andri berharap akan ada beberapa dapur SPPG di Kota Sukabumi yang dapat dijadikan prodak percontohan, dimana SPPG tersebut telah konsisten dan melaksanakan semua apa yang sudah diwajibkan, seperti memiliki fasilitas IPAL lengkap sesuai standar dan mengantongi SLHS dan IPAL sebelum operasi.

“Meski saat ini, baya keluhan masyarakat terkait keluhkan menu makanan dalam program MBG yang berbagai keluhan. Kami tetap mengedepankan pembinaan. Jika ada pengelola yang tidak mematuhi aturan, bisa dilaporkan ke pihak pusat untuk ditindaklanjuti,” tegas Andri.

Lanjut Andri, Satgas terus mengingatkan agar porsi kecil dan porsi besar tidak disamakan, pasalnya dalam ketentuan BGN porsi kecil bernilai sekitar Rp8.000 sedangkan porsi besar Rp10.000.

“Meski begitu, program dapur SPPG tetap memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah yang menjadi penerima program Makan Bergizi Gratis,” tandasnya.*

Reporter : MG1/V
Editor    : Rudi Samsidi.

admin

admin

Next Post
Diduga Gara-Gara Utang Rp1 Miliar, Arisan Lebaran Bodong di Cianjur Mencuat

Diduga Gara-Gara Utang Rp1 Miliar, Arisan Lebaran Bodong di Cianjur Mencuat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kami / Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2022 Reportikanews.com - Media Independen dan Berintegritas

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Nasional
  • Regional
  • Bisnis
  • Politik
  • Saba Desa
  • Pendidikan
  • Islami
  • Olahraga

© 2022 Reportikanews.com - Media Independen dan Berintegritas

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Fluktuasi Mahjong Ways GTA 6
Audiens Robotic Live RTP AI
Robotic Mahjong Ways Deep Learning
Frame Persistence Space Exploration
Robotic Micro Delay Mahjong Ways 2
Perspektif Baru Sistem RTP
Statistik Arah RTP Digital
Simulasi Sesi RTP Live
Teknologi Robotic Algoritma RTP
Komunitas Robotic Mahjong Ways
AI Digital Mahjong Ways
Akurasi AI Game Matematika
Pola GTA 6 Mahjong
Simulasi Presisi Mahjong Ways
RTP Live Stabil Rp28 Juta
Adaptasi Simbol Starlight
Bima Sweet Bonanza
Probabilitas Sweet Bonanza
Matriks Mahjong Ways 2
Layer Mahjong Ways 2
Chronological Analysis Mahjong
Grid AI Mahjong Ways
Algo Mahjong Rp6 Juta
Stokastik Mahjong Wins 3
Distribusi Simbol Mahjong Ways 2