SUKABUMI – Balai Pemeliharan Jalan dan Jembatan (BPJJ) Provinsi Jawa Barat Wilayah II Sukabumi mulai mengerjakan proyek pekerjaan rekontruksi perbaikan serta perawatan di ruas jalan Sagaranten – Tegalbuled dan ruas jalan Sukabumi (Baros) – Sagaranten sepanjang puluhan kilo meter, Minggu (17/5/2026).
Hal tersebut digeber bagian dari program Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) untuk memaksimalkan infrastruktur jalan dan jembatan yang baik dan mulus. Khusus sukabumi selatan perbaikan infrastruktur membentang dari ruas Jalan Baros – Sagaranten di bagi 6 segmen dengan pelaksana PT Bina Infra, waktu pekerjaan 195 hari kalender, pagu anggaran Rp36 miliar lebih bersumber dari APBD Pemprov Jabar tahun 2026.
Selanjutnya, satu paket pekerjaan rekontruksi jalan Sagaranten – Tegalbuled dengan pelaksana PT Laksana Dharma Putra waktu pekerjaan 195 hari kalender, pagu anggaran Rp36 miliar lebih bersumber dari APBD Pemprov Jabar tahun 2026.
“Alhamdulilah mulai dari maret 2026 pemeliharaan jalan dan jembatan di beberapa titik ruas jalan sudah mulai dikerjakan. Dalam skala percepatan pengerjaannya sudah mulai dilakukan,” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BPJJ Provinsi Jabar Wilayah II Sukabumi, Muiz,didampingi Humas BPJJ Harapan, disela disambangi Ketua PWRI Sukabumi Rizal Pane, didamping Bidang Kelembagaan, Rudi Samsidi, di kantor BPJ Jalan Bhayangkara Kota Sukabumi, baru ini.

Muiz memaparkan, tidak dipungkiri di seluruh wilayah kerja BPJ II terdapat puluhan bahkan ratusan kerusakan jalan provinsi dengan krusakan berlobang mengganggu, amblas akibar paktor bencana sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
“Kerusakan ruas jalan provinsi di sukabumi tahun ini, tidak terfokus pada satu kawasan saja, tetapi sporadis di sepanjang ruas-ruas jalan yang dirawat antara lain Sukabumi (Baros)-Sagaranten, Sagaranten-Tegalbuleud, Surade-Waluran-Kiara Dua-Palabuhanratu, Lengkong-Jampangtengah, dan Simpang Karanghawu-Cikotok dan itu secara bertahap jadi skala protitas perbaikan insfrastruktur yang digencot Guberbur Pak KDM,” cetus Muiz.
Untuk menjalankan program perawatan dan perbaikan tersebut. BPJ II mewarrning pihak pelaksana untuk melaksanakan pekerjaan dengan profesional dan sesuai spesifikasi yang sudah disepakati dalam kontrak tender pekerjaan.
“Kami juga meminta kerjasama dan dukungan dari semua pihak masyarakat untuk bersama mengawal mengawasi jalanya pekerjaan rekontruksi yang sedang berjalan. Kami juga menugaskan para pengawas di wilayah untuk selalu mengontrol peroses pekerjaan. Jangan sampai pihak pelaksana pekerjaan melakukan kecurangan sisi pengunaan material yang tidak seusai spesifikasi,” tegasnya.
Pada bagian lain Muiz menerangkan, penyebab kerusakan jalan di sepanjang ruas sukabumi selatan khususnya adalah akibat curah hujan yang tinggi dan overload kendaraan.
“Contoh Jalur Jampangtengah-Lengkong dan Baros -Sagaranten, tampak sering dilewati truk-truk besar pengangkut hasil tambang maupun kayu yang beratnya melebihi tonase dan daya dukung jalan cepat mengalami kerusakan . Karena itu tahun lalu jalur tersebut paling tinggi tingkat kerusakannya,” papar Muiz.

Ketua DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesi (PWRI) Sukabumi, Rizal Pane mengapresiasi kepada pemerintah provinsi jabar atas langkah responsif mereka dalam mamaksimalkan perbaikan infrastruktur ruas jalan di Sukabumi.
“Respons cepat Pak Gubernur Dedi Mulyadi dinilai ektra nyata, hal tersebut tepat dan sangat krusial untuk mencegah kecelakaan akibat jalan berlubang dan memperlancar roda perekonomian masyarakat,” kata Rizal Pane.
Rizal memaparkan beberapa catatan penting bagi perusahaan pemenang tender pekerjaan rekontrusi yang sedang berjalan diantranya pelaksana ruas jalan Sagaranten – Tegalbuled dan Sukabumi (Baros) – Sagaranten. Untuk menjalankan tanggungjawabnya dengan profesional dan baik dari segal aspek, baik dari pengunaan materialnya, baik dari pelaksanaanya baik dari waktu kontrak pekerjaannya, jangan sampai ditemukan asal asalan dan merugikan uang rakyat.
“Tahun ini Pemprov Jabar mengucurkan angaran puluhan miliar untuk perbaikan jalan provinsi ruas jalan Sagaranten – Tegalbuled dan Jalan Sukabumi (Baros) – Sagaranten. Tentu dengan harapan untuk memperlancar mobilitas utama masyarakat agar dirasakan baik juga. Perbaikan menyasar titik-titik krusial seperti underpass, pembangunan drainase, dan pembetonan jalan demi ketahanan maksimal. Dengan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan perusahan pelaksana yang profesional, diharapkan mobilitas masyarakat diraskan semakin lancar dan aktivitas ekonomi semakin tumbuh,” tandasnya.
Reporter : MG1/MV
Editor : Rudi Samsidi.




















