SUKABUMI – Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah mempersiapkan Program Sekolah Manusia Unggul (Maung) yang digagas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk mulai diterapkan pada tahun ajaran tahun 2026/202.
Menurut informasi, dari sekian Sekolah Maung yang bakal dipersiapkan ada dua SMA dan satu SMK Negeri di Sukabumi masuk dalam daftar calon sekolah yang akan dikembangkan menjadi Sekolah Maung. Yakni SMAN 2 Kota Sukabumi, SMAN 1 Pelabuhanratu, dan SMKN 1 Cibadak Kabupaten Sukabumi.
Program Sekolah Maung dibentuk untuk mengembalikan identitas sekolah unggulan berbasis prestasi akademik maupun non-akademik di Provinsi. Pemprov Jabar sendiri telah menetapkan 41 sekolah yang terdiri dari 28 SMA Negeri dan 13 SMK Negeri sebagai calon pusat pengembangan Sekolah Maung.
Dilansir dari grup pikiran rakyat, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto mengatakan, pelaksanaan Sekolah Maung yang dicetuskan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi akan dilakukan secara bertahap.
“Sekolah Maung ini akan dilaksanakan secara bertahap, dengan proses transformasi yang juga bertahap,” ujar Purwanto, dikutip dari laman webset resmi Pemprov Jabar.
BACA JUGA : https://reportikanews.com/2025/02/28/dua-kepala-sekolah-di-jawa-barat-dicopot-jabatannya-oleh-gubernur/
Menurut Purwanto, mekanisme penerimaan siswa di Sekolah Maung nantinya berbeda dengan sistem zonasi. Seleksi akan mengutamakan jalur prestasi akademik dan non-akademik.
“Seleksi siswa yang mendaftar ke Sekolah Maung akan kita lakukan lebih awal agar yang tidak diterima tetap memiliki kesempatan untuk mendaftar ke sekolah umum pada SPMB,” katanya.
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyambut baik dan memberikan apresiasi atas ditetapkan SMAN 2 Kota Sukabumi (Kota Sukabumi) menjadi Sekolah Manusia Unggul (Maung) di Jawa Barat.
Penetapan menjadi Sekolah Maung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), Ayep Zaki berharap dapat mendorong motivasi para pelajar untuk meningkatkan prestasi.
“Tentu sangat bangga sekali. Kami berharap langkah yang dilakukan Gubernur Jabar dapat mendongkrak prestasi pelajar di Kota Sukabumi,” tandasnya*
Reporter : MG2/IDAY
Editor : Rudi Samsidi


















