SUKABUMI, Reportikanews.com – Geram dengan keberadaan Bus Damri yang beroperasi rute Surade – Bogor, Para awak armada elf jurusan Pajampangan Kabupaten Sukabumi, gelar mogok massal, Kamis (04/04/24).
Informasi yang dihimpun, Kegeraman para pengemudi angkutan elf Pajampangan, dirasakan dampak sepinya sewa / penumpang dari rute Surade – Sukabumi sejak beberapa hari munculnya Bus Damri Jurusan Surade – Bogor. Apalagi memasuki arus mudik lebaran Idul Fitri 1445 H semakin menyediakan.
Menurut Abdul (45) salah satu pengemudi angkutan elf Surade – Sukabumi, mengaku heran atas kebijakan regulasi yang dimiliki pemerintah. Dengan tiba-tiba bus jurusan Surade – Bogor bisa beroperasi disini (Terminal Surade).
“Sudah mah sepi sewa penumpang dari Surade – Sukabumi. Ayena ujug ujug aya (sekarang tiba-tiba aya) bis damri jurusan Surade – Bogor, tambah rungkad we sewa teh,” kesal Abdul, kepada media.
Yang paling lucu, lanjut Abdul, keberadaan bis damri tanpa ada pemberitahuan atau koordinasi kepada para awak armada Pajampangan. Seharusnya ada pemberitahuan secara bijaksana dan memikirkan dampak bagi para awak armada jurusan Surade-Sukabumi.
“Kami berharap kenapa dishub agar bisa duduk bareng dan mendengarkan kesulitan kami, ketika keberadaan bis damri Surade-Bogor bisa efektif atau berdampak tidak, mendongkrak pendapatan para awak armada lainya tidak. Jangan asal memberi ijin operasi,” ketusnya.
Hal senada dilontarkan supir armada elf, Devi Kampeng (43), keluhan para awak armada ditambah dikarenakan sepinya penumpang. Pertama maraknya taksi gelap atau online. Disusul hadirnya Bus Damri Surade – Bogor bisa dibayangkan nasib pengemudi Pajampangan semakin rungkad pendapatan.
“Harusnya pihak pemerintah meninjau terlebih dahulu keadaan penumpang disurade ini, seperti apa dan apa saja kendalanya, jangan maen operasikan armada baru yang jelas-jelas akan sangat merugikan pengemudi dan pemilik Armada Pajampangan yang sudah beroperasi selama ini,” tandas Devi. **
Editor : Rudi Samsidi.



















