Jumat, September 18, 2026
Reportikanews
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Nasional
  • Regional
  • Bisnis
  • Politik
  • Saba Desa
  • Pendidikan
  • Islami
  • Olahraga
  • Home
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Nasional
  • Regional
  • Bisnis
  • Politik
  • Saba Desa
  • Pendidikan
  • Islami
  • Olahraga
No Result
View All Result
Reportikanews
No Result
View All Result
Home Headline

Jejak Ki Hajar Dewantara dalam Memajukan Pendidikan Indonesia

by admin
26 November 2022
in Headline, Pendidikan
0
Jejak Ki Hajar Dewantara dalam Memajukan Pendidikan Indonesia
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

REPORTIKANEWS.COM – Ki Hajar Dewantara adalah tokoh nasionalis yang ikut memperjuangkan bangsa Indonesia, khususnya dalam bidang pendidikan. Kiprahnya dalam dunia pendidikan pun membuat Ki Hajar Dewantara disebut sebagai Bapak Pendidikan Nasional.

Ki Hajar Dewantara memulai perjuangannya dengan bergabung ke dalam organisasi Budi Utomo pada 1908. Peran Ki Hajar Dewantara di dalam organisasi pergerakan nasional itu adalah menyadarkan masyarakat pribumi akan pentingnya semangat kebersamaan dan persatuan sebagai bangsa Indonesia.

Setelah itu, Ki Hajar Dewantara melanjutkan perjuangannya lewat bidang pendidikan. Berikut ini jejak Ki Hajar Dewantara dalam memajukan pendidikan Indonesia.

Mendirikan Taman Siswa

Jejak Ki Hajar Dewantara dalam memajukan pendidikan Indonesia adalah dengan mendirikan sekolah bernama Taman Siswa di Yogyakarta pada 3 Juli 1922. Lewat Taman Siswa, Ki Hajar Dewantara berusaha memadupadankan pendidikan bergaya Eropa dengan pendidikan gaya Jawa tradisional. Di sekolah ini juga, Ki Hajar Dewantara menumbuhkan kesadaran para siswa bumiputera akan hak-hak mereka dalam mendapat pendidikan yang layak.

Di awal pendiriannya, bagian Perguruan Taman Siswa yang dimiliki baru bagian Taman Anak saja yang terdiri atas Sekolah Dasar kelas 1, 2, dan 3 dengan jumlah murid sebanyak 130 anak.

Selain itu, ada juga Kursus Guru yang diikuti sebanyak 10 orang. Selain sebagai pendiri, Ki Hajar Dewantara juga ikut menjadi pengajar di sekolah Taman Siswa bersama guru lainnya, seperti Nyi Hajar Dewantara, Djoemilah, Frantin, Soedjati, dan Soedjatin.

Para pengajar ini merupakan lulusan dari sekolah guru dan Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO), sekolah menengah pertama zaman kolonial Belanda. Setelah mengalami perkembangan, Ki Hajar Dewantara mengadakan Kongres Pertama Taman Siswa di Yogyakarta pada 20 Oktober 1923.

Adapun hasil dari kongres tersebut adalah terciptanya beberapa asas Taman Siswa, sebagai berikut: Memerdekakan manusia untuk menentukan dan mengurus hidupnya sendiri. Menetapkan bahwa pengajaran harus memberi pengetahuan yang berfaedah. Harus berdasar pada kebangsaan. Mementingkan penyebaran pengajaran bagi rakyat umum.

Tidak menerima sumbangan. Harus berhemat. Mendidik anak murid dengan sistem Among. Hingga sekarang, sekolah Taman Siswa masih berdiri di Kota Yogyakarta.

Pencetus Tut Wuri Handayani

Di samping mendirikan sekolah, Ki Hajar Dewantara juga mencetus semboyan pendidikan yang disebut Tut Wuri Handayani.

Isi Tut Wuri Handayani adalah: Ing Ngarsa Sung Tuladha (sang pendidik harus memberi teladan dan tindakan yang baik) Ing Madya Mangun Karsa (di tengah atau di antara murid, guru harus menciptakan prakarsa dan ide) Tut Wuri Handayani (seorang guru harus memberi dorongan dan arahan)

Mencetus Pancadharma

Selain menciptakan semboyan Tut Wuri Handayani, Ki Hajar Dewantara juga mencetuskan lima asas pendidikan yang disebut Pancadharma. Isi Pancadharma adalah: Kodrat alam: meyakini secara kodrati akal pikiran manusia dapat dikembangkan dan berkembang. Kemerdekaan: para peserta didik diarahkan untuk merdeka secara batin, pikiran, dan tenaga. Kebudayaan: menyadarkan peserta didik bahwa pendidikan didasari oleh proses yang dinamis dan tidak berhenti. Kebangsaan: memperjuangkan prinsip rasa kebangsaan. Kemanusiaan: menempatkan manusia dalam hubungan persahabatan antarbangsa.

Referensi: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1989). Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Gunung Jati.

Sumber: Kompas

Tags: hari guruhari pendidikanki hajar dewantarapendidikan
admin

admin

Next Post
Perjuangan Pak Guru Gunawan di Lombok Barat, Lewati Jalan Berlumpur Sejauh 7 Km ke Sekolah

Perjuangan Pak Guru Gunawan di Lombok Barat, Lewati Jalan Berlumpur Sejauh 7 Km ke Sekolah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kami / Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2022 Reportikanews.com - Media Independen dan Berintegritas

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Nasional
  • Regional
  • Bisnis
  • Politik
  • Saba Desa
  • Pendidikan
  • Islami
  • Olahraga

© 2022 Reportikanews.com - Media Independen dan Berintegritas

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam