JAWA TIMUR-Kondisi Gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur, kembali mengalami erupsi lagi pada Minggu (11/12/22) pukul 06:52 WIB.
Informasi yang dilansir Badan Geologi Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), menyebutkan Gunung Semeru kembali meletus dari hasil pengamatan, terlihat adanya letusan dengan tinggi kolom abu teramati 500 meter diatas puncak atau pada ketinggian 4.176 meter diatas permukaan laut.
Dari hasil pengamatan PVMBG pula terpantau abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah selatan.
Erupsi Gunung Semeru pada Minggu pagi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi sementara ini ± 1 menit 1 detik.
Inilah penjelasan Badan Geologi PVMBG tentang Gunung Semeru Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat.
Saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi :
1. Tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.
2. Tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).
3. Mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.*
Sumber : PVMBG**



















