Minggu, September 6, 2026
Reportikanews
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Nasional
  • Regional
  • Bisnis
  • Politik
  • Saba Desa
  • Pendidikan
  • Islami
  • Olahraga
  • Home
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Nasional
  • Regional
  • Bisnis
  • Politik
  • Saba Desa
  • Pendidikan
  • Islami
  • Olahraga
No Result
View All Result
Reportikanews
No Result
View All Result
Home Headline

Masjid Perahu di Cikiray Sukabumi, Filosofi Nabi Nuh

by admin
11 Februari 2023
in Headline, Islami, Regional
0
Masjid Perahu di Cikiray Sukabumi, Filosofi Nabi Nuh

Foto Dokumentasi/Rudi Samsidi : Masjid Perahu di Cikiray Sukabumi.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

REPORTIKANEWS.COM, SUKABUMI-Pada umumnya Masjid berbentuk persegi dan diatasnya terdapat kubah yang besar. Lain halnya dengan masjid unik yang terletak di Kampung Cikiray Kidul, Desa Sukamanah, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Mesjid dengan sebutan dan bentuk menyerupai perahu.

Dilansir dari SpiritNews, Imam masjid perahu, Wawan Sopian mengatakan, masjid perahu ini dibangun pada tahun 1979 ini, mengusung filosofi jaman Nabi Nuh AS.

Meski usia masjid begitu tua, bangunan masjid masih terlihat kokoh dan dilengkapi gambar dua buah jangkar besar, dan terdiri dari tiga lantai.

“Ya, bangunan mesjid untuk shalat berjamaah dengan kapasitas 40 orang, bangunan kedua tempat mengaji anak-anak, dan bangunan ketika merupakan menara dengan cerobong, ditambah kubah kecil yang berlafatkan Allah. Setiap bulan suci puasa ramadhan, masjid ini selalu dipenuhi dan digunakan shalat tarawih serta tadarus alquran,” papar Wawan Sopian.

Foto Dokumentasi/Rudi Samsidi (08/06/2016) : Mesjid Perahu di Cikiray Sukabumi.

Wawan mengaku, tak jarang para pengunjung senagaja datang ke masjid perahu sekedar berfoto selfie setelah usia bershalat jamaah.

“Biasanya pengunjung yang datang dari berbagai daerah Sukabumi maupun luar, sengaja datang dan mengabadikan lewat foto di mesjid ini,” kata Wawan.

Wawan memaparkan, bangunan mesjid perahu ini didirikan oleh pendiri Pondok Pesantren Yatim Piatu Al-Hikmah, almarhum KH Abdul Aziz. Filosofi perahu, digambarkan sebagai kendaraan mengarungi samudera.

“Pak Kiayi sering mengibaratkan dunia ini sebagai lautan yang harus diarungi. Dan memudahkan umat mengingat kisah Nabi Nuh. Namanya mudah diingat “masjid perahu,” tandasnya.**

Editor : Rudi Samsidi.

Tags: Mesjid Perahu di Cikiray Sukabumi Miliki Filosofi Perjalanan Nabi Nuh
admin

admin

Next Post
Meriahkan HUT ke-15, Tokoh Legislator dan Kader Partai Gerindra Bersatu di Lapang Pakuwon Sukabumi

Meriahkan HUT ke-15, Tokoh Legislator dan Kader Partai Gerindra Bersatu di Lapang Pakuwon Sukabumi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kami / Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2022 Reportikanews.com - Media Independen dan Berintegritas

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Nasional
  • Regional
  • Bisnis
  • Politik
  • Saba Desa
  • Pendidikan
  • Islami
  • Olahraga

© 2022 Reportikanews.com - Media Independen dan Berintegritas

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam