REPORTIKANEWS.COM-PT Semen Jawa gelar Sosialisasi Pembangunan Teknologi RDF (REFUSE DERIVED FUEL) secara perdana di TPA Cimenteng Desa Sukamulya Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Kamis (27/7/23).
Somchal Dumrongsil, Presiden PT. Semen Jawa dan PT. Tambang Semen Sukabumi, mengatakan tujuan sosialisasi untuk mengedukasi masyarakat tentang manfaat teknologi RDF. Bagai mana menghasilkan energi baru dari sampah untuk mengurangi emasi karbon, serta mendukung pemerintah dalam mengelola permasalahan sampah.
“Pengembangan teknologi RDF telah disahkan dengan penandatangan kesepakatan bersama ( MOU ) antara PT. Semen Jawa dan Pemda Sukabumi pada Senin (19/7/23). Kolaborasi dituangkan diantranya kerjasama pengolahan sampah, dengan harapan dapat mendatangkan manfaat baik bagi masyarakat secara ekonomi maupun lingkungan yang lebih berkelanjutan,” ujar Somchal Dumrongsil, kepada awak media.
Ditempat yang sama, Rasyad Muhara Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, menyambut baik rencana pengembangan teknologi RDF pertama di Kabupaten Sukabumi.
“Untuk mengolah sampah saat di Kabupaten Sukabumi, volume sampah TPA Cimenteng mencapai 227,9 ton/hari. Tentu jumlah volume sampah ini telah melebihi kapasitas maksimum padahal lahan sudah tidak memadai,” kata Rasyad.
Nantinya, lanjut Rasyad, sampah-sampah yang masuk ke TPA Cimenteng akan dipilah dan diproses menggunakan teknologi RDF. Utuk di buah menjadi energi baru dan bermanfaat.
“Kolaborasi ini sangat bermanfaat dalam mempercepat target pemerintah mencapai pengelolaan sampah sebesar 30% untuk Sukabumi yang lebih baik,” tandasnya.
Reporter : Karimullah.
Editor. : Rudi Samsidi.



















