Minggu, Agustus 9, 2026
Reportikanews
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Nasional
  • Regional
  • Bisnis
  • Politik
  • Saba Desa
  • Pendidikan
  • Islami
  • Olahraga
  • Home
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Nasional
  • Regional
  • Bisnis
  • Politik
  • Saba Desa
  • Pendidikan
  • Islami
  • Olahraga
No Result
View All Result
Reportikanews
No Result
View All Result
Home Headline

Viral, Warga Ciemas Sukabumi Diduga Jadi Korban Salah Tangkap Hingga Mendapat Kekerasan Fisik Dari Oknum Polisi

by admin
11 November 2023
in Headline, Nasional, Peristiwa, Regional
0
Viral, Warga Ciemas Sukabumi Diduga Jadi Korban Salah Tangkap Hingga Mendapat Kekerasan Fisik Dari Oknum Polisi
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

REPORTIKANEWS.COM-Seorang pria berinisial B (35) asal warga Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Diduga jadi korban korban salah tangkap anggota Tim Buser Polres Sukabumi, hingga pada Jumat (10/11/23) dini hari.

Mirisnya dugaan salah tangkap yang dialami B yang berpropesi sebagai pengepul Cabai ini. Sempat mendapat tindakan kekerasan fisik dari oknum anggota Buser Polres Sukabumi.

Informasi dugaan salah tangkap tersebut, terungkap setelah Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Andri Hidayana mengungkapkannya dalam publik akun medsos pribadinya (facebook).

Dalam cuitan medsos Andri Hidayana memposting foto wajah korban B dengan kondisi pipi kiri lebam dan leher B lebam seperti bekas sundutan bara rokok.

“Korban salah tangkap babak belur Perlakuan tidak manusiawi di lakukanoknum polisi Biadab seperti PKI, Orang yg belum jelas kesalahan di perlakukan seperti binatang .di injak , di pukul di Sulut pake roko mulut di masukin sendal di bekap kepala di masukin plastik Apakah seperti ini SOP nya.
#JOKOWI
#MENKOPOLHUKAM .
#KOMPOLNAS
#KAPOLRI
#KAPOLDAJABAR
#KAPOLRESSUKABUMI
#KAPOLSEKCIEMAS
Rakyat menuntut keadilan Mohon Do’a dan dukungan nya kita usut sampai tuntas,” tulis Andri Hidayana dalam akun medsos pribadi, dikutip awak media, Sabtu (11/11/23).

Dilansir dari beritausukabumi.com, Legislatif DPRD Fraksi PPP Kabupaten Sukabumi, mengungkapkan salah tangkap dan korban B diduga sempat mendapat tindakan kekerasan oleh oknum anggota Buser Polres Sukabumi. Kabar tersebut diketahuinya setelah korban B mengadu serta menceritakan kejadian yang alami korban kepada Andri Hidayana.

“Ya, korban (B) mengadu dan menceritakan kejadiannya ke saya, Jadi ceritanya pas dia ditangkap berawal ketika dia dan istri juga dua anaknya, numpang beristirahat di depan minimarket di Cidadap Simpenan. Kalo tidak salah pada 8 November kemarin minimarket dibobol maling. Mungkin polisi itu menganggap dia (B) pelaku yang membobol minimarket tersebut,” beber Andri Hidayana.

Sesuai cerita yang disampaikan kepada Andri, B numpang istirahat bersama istri dan dua anaknya didepan minimarket yang mengalami pembobolan tersebut pada Rabu 8 November 2023 sekira pukul 03.00 sampai 04.00 WIB.

“Dia mengaku waktu itu baru pulang dari keluarganya di Banten. Dia dan keluarganya ke Banten memakai Avanza yang disewanya. Setelah istirahat dia melanjutkan perjalanan pulang ke Desa Mandrajaya. Setelah sampai di rumah, tepatnya pada hari Kamis, 9 November 2023 sekira pukul 23.00 WIB, dia ditangkap ketika dia baru pulang mengantar cabai dari Palabuhanratu bersama dua rekannya,” jelas Andri.

Setelah ditangkap anggota, B dan dua rekannya dibawa ke Mapolsek Ciemas. Nah setelah berada di Mapolsek Ciemas, korban mulai diintrogasi dan diduga mendapat tindakan kekerasan dari oknum anggota Polres Sukabumi.

“Tapi dua temannya yang saat itu ikut ditangkap oleh anggota tidak mendapat tindakan kekerasan, tapi hanya dia (B) saja yang dapat kekerasan. Setelah diintrogasi di Mapolsek Ciemas, dia dibawa ke Mapolres Sukabumi, tapi karena tidak ada bukti kuat, akhirnya dia dibebaskan,”terang Andri Hidayana.

Atas kejadian salah tangkap yang dialami B, Andri menegaskan akan mengawal terus kasus salah tangkap tersebut, Agar menjadi perhatian serius para petinggi Polri untuk bahan evaluasi.

“Sebab ini jelas sudah melanggar SOP kepolisian dan merugikan korban sebagai warga yang tidak berdosa” tandasnya.

Hingga berita ditayangkan, belum ada klarifikasi atau keterangan resmi dari pihak Polres Sukabumi melalui Bagian Humas Polres terkait persoalan ini.**

Editor : Rudi Samsidi.

 

admin

admin

Next Post
Pantau Dan Cek Mesin ATM oleh PS Kanit Samapta Polsek Lembursitu Polres Sukabumi Kota

Pantau Dan Cek Mesin ATM oleh PS Kanit Samapta Polsek Lembursitu Polres Sukabumi Kota

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kami / Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2022 Reportikanews.com - Media Independen dan Berintegritas

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Nasional
  • Regional
  • Bisnis
  • Politik
  • Saba Desa
  • Pendidikan
  • Islami
  • Olahraga

© 2022 Reportikanews.com - Media Independen dan Berintegritas

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital