Minggu, April 19, 2026
Reportikanews
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Nasional
  • Regional
  • Bisnis
  • Politik
  • Saba Desa
  • Pendidikan
  • Islami
  • Olahraga
  • Home
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Nasional
  • Regional
  • Bisnis
  • Politik
  • Saba Desa
  • Pendidikan
  • Islami
  • Olahraga
No Result
View All Result
Reportikanews
No Result
View All Result
Home Headline

Warga Ciemas Dirundung Kekhawatiran Soal Ketahanan Pangan, Caleg Gerindra Akan Temui BUMN Dan Kostrad

by admin
18 Desember 2023
in Headline, Peristiwa, Regional
0
Warga Ciemas Dirundung Kekhawatiran Soal Ketahanan Pangan, Caleg Gerindra Akan Temui BUMN Dan Kostrad
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

REPORTIKANEWS.COM – Program ketahanan pangan merupakan salah satu program prioritas pemerintah untuk menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan, menjaga stabilitas harga pangan, dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Namun, dalam pelaksanaannya, program ketahanan pangan harus memperhatikan agar tidak merugikan masyarakat, terutama petani, apalagi sampai menyingkirkan mereka. Hal ini penting untuk diperhatikan agar program ini dapat mencapai tujuannya secara efektif dan efisien.

Hal itu disampaikan Taopik Guntur Caleg Gerindra dari Dapil VI Kabupaten Sukabumi saat melakukan Simulasi Pencoblosan Pemilu di Desa Ciemas, Sabtu (16/12/23)

“Saat ini masyarakat di desa Ciemas tengah dirundung kekhawatiran dan sedikit mengeluh terkait program ketahanan pangan yang dikelola oleh Kostrad dan PT Almira ini,” ujar Taopik Guntur di sela kegiatan.

“Mereka merasa disingkirkan setelah adanya program ketahanan pangan tersebut. Seharusnya masyarakat petani di sini mendapatkan manfaat dari kehadiran program yang dirancang oleh Presiden Jokowi tersebut, bukan malah sebaliknya ‘disingkirkan’,” jelas Taopik Guntur.

Untuk mencari solusi terkait permasalahan tersebut Taopik Guntur akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat, agar pihak dari ketahanan pangan yang KSO nya (Kerja Sama Operasional) dipegang oleh Kostrad dan PT Almira ini bisa bersinergi dengan masyarakat petani setempat.

“Karena apa, petani di Ciemas ini sudah puluhan tahun menggarap tanah tersebut, dan dulunya tanah ini adalah lahan tidur yang kemudian dimanfaatkan petani menjadi sawah, kebun dan lahan pertanian, kasihan bila mereka jadi tersingkirkan oleh program ini. Kan menjadi lucu, dan ironis sekali,” katanya.

Program ketahanan pangan yang seharusnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan petani, malah menjadi sebaliknya. Bahkan, petani yang menggantungkan hidupnya dari lahan tersebut, malah kini terancam tersingkirkan.

” Terkait permasalahan ini, sebetulnya tidak harus menunggu saya jadi Anggota DPRD. Saat ini pun bahkan sebelum-sebelumnya saya telah mencoba dan berupaya agar persoalan ini mendapatkan jalan keluarnya,” imbuhnya.

“Saat ini saya mempunyai harapan yang lebih tinggi lagi bahwa permasalahan ini akan segera terselesaikan, karena sahabat saya Satrio Dimas Adityo yang juga mencalon kan sebagai Caleg DPR RI dari Dapil IV Kota/Kabupaten Sukabumi ini, mempunyai akses yang lebih dekat kepada Kemenhan dan pemerintah pusat. Dan saya yakin beliau (Satrio Dimas Adityo) tentu akan menyampaikan apa yang menjadi aspirasi masyarakat Sukabumi khususnya keluhan masyarakat petani di Ciemas terkait program ketahanan pangan ini kepada pemerintah dalam hal ini Kemenhan,” tandasnya.

Di tempat yang sama ketika dimintai tanggapannya Caleg DPR RI dari Partai Gerindra Satrio Dimas Adityo mengamini apa yang disampaikan oleh Taopik Guntur.

”Dikarenakan program ketahanan pangan ini program dari pemerintah pusat yang di gagas langsung oleh Presiden Republik Indonesia Jokowidodo dan Prabowo Subianto sebagai Kemenhan. Tentunya isu ini, akan kita kembangkan. Dan saya akan menemui pihak terkait seperti BUMN, Kostrad, Kemenhan untuk duduk bersama dengan perwakilan masyarakat penggarap untuk mencari solusi terbaik bagi kedua belah pihak, supaya program tersebut bisa berjalan dengan baik tanpa ada yang dirugikan,” jelas Satrio Dimas Adityo.

Dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat petani tersebut. Satrio meminta masyarakat untuk mengumpulkan data dan informasi yang terperinci

“Dengan data dan informasi yang lengkap itu, akan memperkuat argumentasi kita nantinya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Ciemas ini,” tutupnya.

Reporter : Juliansyah. 

Editor      : Rudi Samsidi. 

admin

admin

Next Post
Wabup Sukabumi Lantik Pengurus FPK Periode 2023-2028

Wabup Sukabumi Lantik Pengurus FPK Periode 2023-2028

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kami / Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2022 Reportikanews.com - Media Independen dan Berintegritas

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Nasional
  • Regional
  • Bisnis
  • Politik
  • Saba Desa
  • Pendidikan
  • Islami
  • Olahraga

© 2022 Reportikanews.com - Media Independen dan Berintegritas

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777