Jumat, September 18, 2026
Reportikanews
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Nasional
  • Regional
  • Bisnis
  • Politik
  • Saba Desa
  • Pendidikan
  • Islami
  • Olahraga
  • Home
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Nasional
  • Regional
  • Bisnis
  • Politik
  • Saba Desa
  • Pendidikan
  • Islami
  • Olahraga
No Result
View All Result
Reportikanews
No Result
View All Result
Home Headline

Wacana Revisi RKAB 2026, Kementrian ESDM Dapat Kritikan Dari Kalangan Akademisi

by admin
18 Januari 2026
in Headline, Nasional, Pemerintahan, Peristiwa, Regional
0
Wacana Revisi RKAB 2026, Kementrian ESDM Dapat Kritikan Dari Kalangan Akademisi
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

REPORTIKANEWS.COM – Rencana pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk merevisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026 menuai sorotan tajam dari berbagai kalangan.

Kebijakan disebut bertujuan memperbaiki harga batubara dan menyeimbangkan pasokan dengan kebutuhan pasar itu justru dinilai berpotensi menimbulkan dampak serius bagi dunia usaha dan tenaga kerja.

Pengamat Kebijakan Publik dan akademisi, Dr. Suriyanto, SH, MH, M.Kn, menilai kebijakan tersebut tidak disertai perhitungan dampak yang matang. Menurutnya, perubahan kebijakan RKAB yang dilakukan secara berulang justru menciptakan ketidakpastian hukum dan usaha bagi para pelaku industri pertambangan mineral dan batubara.

“Kebijakan pemerintah, dalam hal ini Kementerian ESDM, terkesan kurang cermat dalam mempertimbangkan dampak perubahan RKAB 2026. Dampaknya bukan hanya kerugian bagi pengusaha tambang, tetapi juga meningkatnya potensi pengangguran,” ujar Suriyanto dalam keterangannya kepada media, Sabtu (17/1/2026).

Suryanto mengakui bahwa pemerintah telah mengeluarkan Surat Edaran Kementerian ESDM Nomor 2.E/HK.03/DJB/2025 yang memberikan kelonggaran kepada perusahaan tambang untuk tetap beroperasi hingga 31 Maret 2026, meskipun RKAB belum disetujui, dengan batas maksimal produksi 25 persen dari total RKAB.

“Menurut saya kebijakan transisi tersebut belum cukup menjawab persoalan di lapangan,” tegasnya.

BACA JUGA : https://reportikanews.com/2023/07/16/maraknya-aktifitas-peti-di-sukabumi-banten-perlu-edukasi-penyelamatan-dari-pemerintah/

Namun faktanya banyak perusahaan tambang yang tetap tidak dapat beroperasi secara optimal, bahkan ada yang terpaksa menghentikan kegiatan produksi akibat keterlambatan penerbitan RKAB. Proses birokrasi yang berbelit serta regulasi yang kerap berubah-ubah dinilai menjadi penyebab utama terhambatnya operasional.

“Berubah-ubahnya aturan persetujuan RKAB menciptakan ketidakpastian hukum dan usaha. Padahal, banyak perusahaan tambang yang taat pajak dan membayar royalti besar sudah memiliki perencanaan kerja hingga akhir 2026 berdasarkan RKAB tiga tahunan yang diterbitkan sejak 2024, 2025, dan 2026,” tegasnya.

Suriyanto menilai, perusahaan yang telah patuh terhadap aturan, taat pajak, dan konsisten membayar royalti seharusnya diberikan ruang untuk tetap beroperasi hingga akhir 2026, sembari pemerintah melakukan penyesuaian atau pembaruan kebijakan RKAB. Pembatasan operasional hanya sampai 31 Maret 2026 justru dinilai tidak adil dan kontraproduktif.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa kebijakan pembekuan dan pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) serta RKAB yang dilakukan tanpa supervisi dan evaluasi yang komprehensif dapat menimbulkan dampak domino. Mulai dari terhentinya operasional tambang, kerugian finansial yang besar, terputusnya rantai pasok, hingga hilangnya kepercayaan mitra usaha di dalam dan luar negeri.

“Ada perusahaan yang sampai terkena denda besar dari kapal pengangkut batubara karena tidak bisa melakukan pemuatan akibat RKAB belum terbit. Ini kerugian nyata yang seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa dampak kebijakan yang kurang tepat bukan hanya dirasakan oleh pengusaha, tetapi juga oleh para pekerja yang terancam kehilangan mata pencaharian, serta negara yang berpotensi kehilangan pemasukan dari sektor pajak dan royalti.

Suriyanto berharap pemerintah, khususnya Kementerian ESDM, dapat mengevaluasi kembali kebijakan penerbitan RKAB 2026, menyederhanakan birokrasi, dan menghadirkan solusi yang adil bagi semua pihak.

“Pemerintah seharusnya mencari kebijakan yang seimbang, tidak mempersulit perusahaan yang taat aturan, serta tetap mendorong iklim investasi yang sehat. Dengan begitu, dunia usaha bisa berjalan, tenaga kerja terlindungi, dan penerimaan negara tetap terjaga,” pungkasnya.

Sumber : Dr. Suriyanto, Pengamat Kebijakan Publik dan Akademisi

Editor : Rudi Samsidi.

admin

admin

Next Post
Kepemimpinan Usep Saepul Rohman Desa Pangkalan Gercep Gali Berbagai Potensi Desa

Kepemimpinan Usep Saepul Rohman Desa Pangkalan Gercep Gali Berbagai Potensi Desa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kami / Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2022 Reportikanews.com - Media Independen dan Berintegritas

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Nasional
  • Regional
  • Bisnis
  • Politik
  • Saba Desa
  • Pendidikan
  • Islami
  • Olahraga

© 2022 Reportikanews.com - Media Independen dan Berintegritas

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam