SUKABUMI – Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi menggelar Diseminasi Produksi Swasembada Pangan sekaligus Syukuran Swasembada Pangan Kabupaten Sukabumi di Hotel Augusta Palabuhanratu, Selasa (10/2/2026).
Informasi yang dihimpun, diseminasi dibuka oleh Asisten Daerah (Asda) II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Puji Widodo. unsur Forkopimda, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian, Kementerian Pertanian, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Bppsdmp, Kementerian Pertanian, Kepala Dinas Tanaman Pangan Dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Sukabumi, Kepala Perum Bulog Divre Cianjur, Ketua Tim Kerja Pengelolaan Administrasi Penyuluh dan Kinerja Penyuluhan, Penyuluh Pertanian Kabupaten, Koordinator BPP di 47 Kecamatan, Para petani, Penangkar, Mitra BULOG dan Produsen benih padi dan jagung, serta undangan lainnya.
Asda II Setda Kabupaten Sukabumi, Puji Widodo menyampaikan bahwa capaian swasembada pangan yang diraih pada 2025 telah sesuai dengan amanat dan harapan pemerintah pusat maupun daerah. Ia menegaskan, capaian tersebut menjadi modal penting untuk mempertahankan prestasi pada tahun berikutnya.
“Harapan kita di 2026 minimal bisa dipertahankan, dan kalau memungkinkan kita bisa naik ke peringkat satu nasional,” pintanya.
Menurut Puji keberhasilan Kabupaten Sukabumi menempati peringkat kedua nasional dalam peningkatan produksi pangan tidak terlepas dari kerja keras seluruh elemen, terutama para penyuluh pertanian di lapangan. Peran penyuluh dinilai sangat strategis dalam mendampingi petani, meningkatkan luas tanam, serta menjaga produktivitas pertanian.
“Kita sudah bisa membuktikan berada di peringkat dua nasional. Artinya peluang untuk menjadi peringkat satu itu terbuka, asalkan semangat, kerja keras, dan kolaborasi ini terus kita pertahankan dan tingkatkan,” terangnya.
Beliau juga menyinggung berbagai prestasi lain yang telah diraih Kabupaten Sukabumi di sektor pertanian, tidak hanya pada aspek swasembada pangan, tetapi juga dalam inovasi dan penguatan kelembagaan pertanian. Hal tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa sektor pertanian Sukabumi terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional.
“Mari kita bersama sama menyamakan persepsi, memperkuat sinergi, serta merumuskan langkah strategis guna mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan pada tahun 2026,” ajaknya.**
Sumber : Diskominfo.
Editor : Rudi Samsidi.





















