SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi tinjau aktivitas perusahaan peternakan ayam di Perumahan Fitra Pratama Residen (FPR) , Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak, Senin (19/10/26).
Peninjauan yang dilakukan Tim terpadu dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Peternakan, dan DPMPTSP tersebut menyusul adanya laporan keluhan warga terkait serbuan lalat dan bau tak sedap yang menggangu.
Ketua lingkungan, Roni Melyas, mengatakan sejumlah warga melaporkan terganggu dan terdampak selama kurang lebih satu tahun.
“Lalat masuk ke dalam rumah, sementara bau menyengat dirasakan setiap hari. Kami berharap ada solusi nyata agar masalah ini segera selesai dengan baik,” ujar Roni.
Kepala Bidang Kemitraan dan Penaatan Hukum Lingkungan DLH Kabupaten Sukabumi, Arli Harliana, mengatakan pihaknya melakukan pengujian lingkungan untuk menindaklanjuti keluhan warga.
‘Hasil pengujian akan menjadi bahan evaluasi terhadap kondisi lingkungan di sekitar peternakan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, Asep Kurnadi, menyebut kondisi kandang saat peninjauan dalam keadaan kosong.
“Pihaknya akan mencari solusi agar aktivitas peternakan tidak menimbulkan dampak bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Bidang Perizinan, DPMPTSP Kabupaten Sukabumi, Dudi, menambahkan pihaknya akan memverifikasi kelengkapan izin operasional peternakan.
“Jika ditemukan pelanggaran, langkah penyesuaian akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku,”tandasnya.*ADV
Editor : Rudi Samsidi.


















