REPORTIKANEWS.com – Pasca tanggul Bendungan Jaringan Daerah Irigasi (DI) Lewi Bangga Cicatih, tapatnya di Kampung Pondoktisuk, Desa Cihelang Tonggoh, Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi, Jebol yang disebabkan paktor usia dan cuaca ektrem. Puluhan hektar areal persawahaan milik warga petani di tiga desa terancam gagal tanam/panen akibatnmengalami kekeringan, Minggu, (6/4/2025).
Informasi yang dihimpun, kondisi jebolnya tanggul bendungan irigasi Lewi Bangga Cicatih ini, akibat tak kuat menahan luapan air saat hujan deras yang terjadi pada bulan Agustus 2024 lalu. Dalam kurun waktu satu tahun lebih warga petani “galau” kesulitan mendapatkan pasokan air, yang akhirnya puluhan hektar persawahaan mereka mengalami kerusakan dan kekeringan.
Salahsatu warga setempat berinisial AB (60) mengatakan, kegaluan akibat kekeringan ini sudah berlangsung satu tahun ini, akibat saluran bendungan irigasi Lewi Bangga tidak bisa dimanfaatkan. Kondisi kerusakan jebolnya bendungan kurang lebih 35 meter dengan kedalaman 3 meter. Meski sudah dilaporkan kepada pihak pemerintah setempat/terkait, sampai saat ini belum ada tanda tanda upaya perbaikan dari pemerintah.
“Kami galau, lahan pesawahan kami tidak bisa menghasilkan sudah satu tahun ini. Semoga dinas terkait khusunya Dinas PSDA Kabupaten maupun Provinsi, segera meninjau dan secepatnya melakukan perbaikan kerusakan tanggul Bendungan Irigasi Lewi Bangga, karena masyarakat sangat membutuhkan pasokan air untuk lahan pesawahaan di tiga desa,” cetus AB.
Keberadaan Irigasi Bendungan Lewi Bangga, dirasakan vital dan pasokan air satu satunya untuk puluhan hektar lahan pesawahan disini. Bukan hanya untuk pertanian saja, air Irigasi Bendungan Lewi Bangga ini juga diperlukan untuk serapan sumur warga masyarakat.
“Atas nama masyarakan petani berharap kepada semua instansi terkait khususnya bidang SDA dan Dinas Pertanian memberikan solusi terkait kegalauan kami akibat jeblolnya bendungan lewi bangga ini. Agar segera di tangani secepatnya, hanya lahan pesawahan yang jadi andalan, kalo pasokan air gak ada ya tidak bisa dimanfaatkan, lahan kami merupakan lumbung padinya di kecamatan cibadak,” bebernya.
Dilansir dari sumber media suluhnusantara Kepala UPTD PU Cibadak Heri, mengaku sudah mengajukan usulan perbaikan Kepada Dinas Melalui Bidang SDA terkait Bendungan Leuwi Bangga sejak bencana melanda, Agustus 2024. Akan tetapi kemauan petani pingin scepatnya di perbaiki, karna saat ini di gencarkan oleh pemerintah adalah ketahanan pangan.
“Kami juga berharapa pihak pemerintah secepatnya membangunkan tanggul irigasinya supaya air bisa kembali mengaliri lahan persawahaan khusunya di wilayah tiga desa. Karena pertanian merupakan salah satu program ketahanan pangan yang menjadi atensi presiden Republik Indonesia,” tandasnya.*
Reporter : Karimullah.
Editor : Rudi Samsidi.























